Tampilkan postingan dengan label ubuntu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ubuntu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Desember 2013

Pengertian Ubuntu




Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan didistribusikan sebagai software bebas. nama Ubuntu berasal dari filosofi dari Afrika Selatan yang berarti "Kemanusiaan kepada sesama". Ubuntu didesain untuk kepentingan penggunaan personal, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai secara luas. Proyek Ubuntu resmi disponspori oleh Canonical Ltd. yang merupakan sebuah perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha Afrika Selatan Mark Shuttleworth. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam Filosofi Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional.

FILOSOFI

Ubuntu mempunyai filosofi sebagai berikut :                                                                                        
Bahwa perangkat lunak harus tersedia dengan bebas biaya bahwa aplikasi perangkat lunak tersebut harus dapat digunakan dalam bahasa lokal masing-masing dan untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan fisik bahwa pengguna harus mempunyai kebebasan untuk mendapatkan, mengubah, dan mendistribusikan perangkat lunak sesuai dengan apa yang mereka butuhkan tanpa halangan apapun. Perihal kebebasan inilah yang membuat Ubuntu berbeda dari perangkat lunak berpemilik (proprietary); bukan hanya peralatan yang Anda butuhkan tersedia secara bebas biaya, tetapi Anda juga mempunyai hak untuk memodifikasi perangkat lunak Anda sampai perangkat lunak tersebut bekerja sesuai dengan yang Anda inginkan.

SEJARAH DAN PENGEMBANGAN

Ubuntu adalah salah satu proyek andalan Debian. Sasaran awal Ubuntu adalah menciptakan sistem operasi desktop Linux yang mudah dipakai. Ubuntu dijadwalkan dirilis setiap 6 bulan sehingga sistem Ubuntu dapat terus diperbarui.
Ubuntu pertama kali dirilis pada 20 Oktober 2004. Semenjak itu, Canonical telah merilis versi Ubuntu yang baru setiap 6 bulan sekali. Setiap rilis didukung selama 18 bulan untuk pembaruan sistem, keamanan, dan kesalahan (bug). Setiap 2 tahun sekali (versi xx.04dengan x angka genap) akan mendapatkan Long Term Support(LTS) selama 3 tahun untuk desktop dan 5 tahun untuk edisi server. Namun Ubuntu 12.04 yang akan dirilis April 2012 akan mendapatkan pembaruan sistem selama 5 tahun. Perpanjangan dukungan ini bertujuan untuk mengakomodasi bisnis dan pengguna IT yang bekerja pada siklus panjang dan pertimbangan biaya yang mahal untuk memperbarui sistem.
Paket-paket software Ubuntu berasal dari paket tidak stabil Debian; Ubuntu memakai format paket dan manajemen paket Debian (APT dan Synaptic). Paket Debian dan Ubuntu seringkali tidak cocok. Paket Debian sering kali perlu dibuat ulang dari source agar dapat dipakai di Ubuntu, begitu juga sebaliknya. Ubuntu bekerja sama dengan Debian untuk berusaha agar perubaha-perubahan sistem Ubuntu mengarah kembali ke Debian, namun hal ini hampir tak terlaksana. Penemu Debian, Ian Murdock, pernah berkata bahwa paket Ubuntu berpotensi mengarah terlalu jauh dari Debian. Sebelum setiap rilis Ubuntu, paket-paket diambil dari paket tidak stabil Debian dan digabung dengan modifikasi Ubuntu. Sebulan sebelum perilisan, pengambilan paket dihentikan dan kerja selanjutnya adalah memastikan paket-paket yang sudah diambil bekerja dengan baik.
Ubuntu sekarang dibiayai oleh Canonocal Ltd. Pada 8 Juli 2005 Mark Shuttleworth mendirikan pendirian Ubuntu Foundation dan memberikan pendanaan awal sebesar US$10 juta. Tujuan dari pendirian yayasan ini adalah untuk memastikan pengembangan dan dukungan semua versi Ubuntu dapat terus berjalan.
Pada 31 Oktober 2011, Mark Shuttleworth mengumumkan bahwa Ubuntu 14.04 akan mendukung smartphone, tablet, dan smart TV. Dan desain-desainnya pun sudah mulai dirancang.

Sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Ubuntu

Rabu, 14 April 2010

Compile Kernel Di Ubuntu


Rekan rekan terhomat, saya akan menjelaskan tentang compile kernel di ubuntu, pertama kita install library ato aplikasi yang dibutuhkan dalam menjalankan compile kernel ini caranya ketikan di terminal

$ apt-get install kernel-package libncurses5-dev build-essential fakeroot



lalu setelah berhasil download kernel terbaru yang ingin di compile caranya ketikan

$ wget http://www.kernel.org/pub/linux/kernel/v2.6/linux-2.6.16.13.tar.bz2



nah tunggu sampai beres ngedownload dari situs www.kernel.org
setelah itu extract kernelnya caranya ketikan di terminal

$ tar -jxf linux-2.6.16.13.tar.bz2
$ cd linux-2.6.16-13


lalu untuk menjaga kofigurasi kernel sebelumnya agar tetap terjaga caranya ketikan

$ cp /boot/config-2.6.10-5-386 ./.config

setelah itu check kernelnya dan jika ada modul modul baru yang ingin ditambahkan dengan cara

$ make oldconfig



lalu setelah beres menchecknya tuliskan diterminal

$ make menuconfig



setelah itu jalan kompilasi kernelnya dengan cara

$ fakeroot make-kpkg –initrd –bzimage kernel_image

fakeroot untuk menjalankan suatu perintah dengan berpura-pura sebagai root, karena perintah make-kpkg harus dijalankan dalam mode super user.
make-kpkg untuk membuat paket kernel dari source kernel linux
–initrd adalah switch untuk membuat file initrd.img
–bzimage adalah switch untuk membuat kernel yang terkompresi dengan bzip2
kernel_image adalah perintah untuk make-kpkg supaya membuat image kernel



$ cd ..
$ ls -l *.deb


$ sudo dpkg -i kernel-image-2.6.15_10.00.Custom_i386.deb

setelah diinstall 
$ uname -r


SETTING DHCP SERVER DI LINUX



Hello semua, saya ingin berbagi ilmu nih tentang DCHP Server nih di linux, sebelum kita ke konfigurasinya di linux pertama kita harus tau dulu apa sih DHCP Server itu, DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.

Nah sekarang untuk setting DHCP server di linux.

Masuk ke root
Commandnya
$Sudo –i

Lalu install dhcp3-servernya, caranya ;
#sudo apt-get update
#sudo apt-get install dhcp3-server


Setelah menginstall aplikasi DHCP3 Servernya, pilih interface yang digunakan untuk menjadi DHCP Server.
Untuk editor yang digunakan bisa menggunakan gedit (gnome editor) atau nano lalu edit dhcp3-server
#gedit /etc/default/dhcp3-server



Pilih di interface { interface=”wlan0”), disini diasumsikan bahwa yang menjadi DHCP Server adalah Wireless Ethernet Cardnya.
Jika anda bingung untuk mengasumsikannya yaitu.
Eth0 = Ethernet Card Lan
Wlan0 = Wireless Ethernet Cardnya
Konfigurasi juga bias berubah ubah tergantung spec yang anda miliki, lan card anda dapat di check di perintah
$ifconfig

Lalu konfigurasi DHCP servernya dengan perintah:
#gedit /etc/dhcp3/dhcpd.conf
Uncomment dalam gambar yang ditunjukan.


Petunjuk :
Subnet=net id yang kita pakai netmask=yaitu subnet/kelas yang kita pakai.
Range adalah jarak ip client yang akan disewakan jadi mulai dari 2 sampai 254, karena 0 adalah net.id, 1 adalah ip server, dan 255 adalah broadcast.
Domain-name-server yaitu domain server yaitu untuk menerjemahkan alamat ip ke domain, pada tahap ini tidak perlu digunakan karena kita tidak memiliki dns server.
Sama pada domain-name uncomment atau comment juga tidak berpengaruh
Option router = ip router / server yang kita pakai, dalam kasus ini saya memakai ip 172.16.7.1
Option broadcast-address = ip broadcast yang digunakan, dalam hal ini, karena kita tidak memakai metode VLSM ( Variable Length Subnet Mask) maka ip broadcastnya yaitu 172.16.7.255
Default-lease time yaitu berapa lama ip adress disewakan
Max-lease-time yaitu maximal lama ip address disewakan

Setelah itu set konfigurasi ip interface kita agar singkron dengan konfigurasi dhcp-servernya. Untuk menset interfacenya dapat dilakukan dengan cara :
#ifconfig wlan0 172.16.7.1/24
Jadi dapat diasumsikan bahwa ip address kita (server) adalah 172.16.7.1, dengan netmask 255.255.255.0.

Setelah diset ipnya maka Start DHCP Servernya dengan cara :
# /etc/init.d/dhcp3-server start



Setelah dhcpnya dijalankan, buat connect ke salah satu wireless ad-hoc dalam jangkauan kita, atau wireless ad-hoc yang kita buat. Setelah server dan client connect ke wireless ad-hocnya. Liat di details ipnya setelah benar masuk kedalam range dhcp server kita, lalu ping dan selesai dech hhe...